Senin, 23 Mei 2011 |
0
komentar
Ini bukan ikut-ikutan ataupun terinspirasi judul lagunya Ungu lho. Tapi emang saya lagi pengen ngebahas nih topik.
Waktu, sesuatu yang bisa dikatakan nyawa atau kesempatan hidup masing-masing dari pribadi kita. Ia tidak pernah mengenal kompromi dan kerjasama. Ia bisa menjelma menjadi sosok yang baik karena telah memberikan banyak peluang-peluang emas pada kita namun dalam waktu yang bersamaan ia bisa menjelma menjadi pembunuh berdarah dingin bagi individu-individu yang tidak sadar betapa pentingnya ia.
Demi masa, sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian. Kecuali mereka yang saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran.
Lalu tergolong manusia yang manakah kita? Beruntung ataukah yang merugi? Mari kita sama-sama mengevaluasi diri. Tidak saja saat kita melakukan kesalahan yang besar, namun seharusnya dalam setiap tarikan nafas paru-paru, setiap detak jantung, akal senantiasa berpikir dan hati senantiasa merenung. Sudahkah berguna waktu yang telah kita lewati barusan? Sudah beruntungkah kita karena telah memanfaatkan peluang-peluang luar biasa yang sebelumnya telah menyapa kita?
Ayo kita sama-sama saling megingatkan. Saat mungkin apa yang saya tuliskan merupakan sebuah kesia-siaan, atau mungkin saat diri ini lengah akan sebuah kesempatan. Ayo kita sama-sama meraih kesuksesan hidup dengan memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya sebelum nantinya kita menyesal dengan semua yang telah terjadi dan tidak akan pernah kembali walaupun sampai kita menangis darah. Oke, ayo semangat memperbaiki diri!!!!



0 komentar:
Posting Komentar